Dalam rangka menghadapi serangkaian tantangan internal dan eksternal perbankan syariah, mulai Februari 2021 lalu, tiga bank syariah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi melakukan merger yaitu Bank Syariah Mandiri, BRI Syariah, dan BNI Syariah. Ketiga Bank tersebut sekarang menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI).
Menurut paparan Dosen Tamu Kami, Ibu Aimatul Yumna, S.E., M.Fin., Ph.D., setidaknya ada 3 (tiga) keuntungan dari strategi merger kali ini, seperti meningkatkan efisiensi, Meningkatkan profitabilitas dan nilai perusahaan, serta memaslahatkan umat. Strategi ini juga dilakukan untuk menjawab berbagai peluang, seperti pesatnya kemajuan teknologi dan digitalisasi, pertumbuhan industri halal, meningkatnya kesadaran beragama, dan meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang produk-produk keuangan dan investasi.
Lebih lanjut, dalam paparannya, Ibu Aimatul Yumna juga menjelaskan serangkaian tantangan yang dipertimbangkan dalam strategi merger Bank Syariah Indonesia, diantaranya tantangan strategis (seperti visi dan budaya perusahaan), tantangan operational, tantangan sosialisasi, dan peningkatan literasi keuangan Islam
